Listrik Portabel untuk Daerah Bencana | Wajan Penghasil Listrik

Kreasi untuk pengembangan sumber energy listrik dari energy terbarukn terus dikembangkan. Diantaranya penggunaan sampah untuk pembangkit listrik. Kevin Andreas mahasiswa teknik Informatika angkatan 2016 membuat sumber listrik yang diperoleh dari pembakaran sampah. Dengan memanfaatkan device Peltier yang merubah panas dari pembakaran sampah menjadi listrik dan menyimpan dalam baterey sehingga bias digunakan secara portable. Continue reading Listrik Portabel untuk Daerah Bencana | Wajan Penghasil Listrik

Mahasiswa Teknik Informatika Juara satu Kompetisi Hacking BPPT 2018

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, disingkat BPPT, adalah Lembaga Pemerintah Non Departemen Indonesia yang berada di bawah koordinasi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengkajian dan penerapan teknologi.

Proses pembentukan BPPT bermula dari gagasan Mantan Presiden Soeharto kepada Prof Dr. Ing.B.J. Habibie pada tanggal 28-Januari-1974.

Dengan surat keputusan no. 76/M/1974 tanggal 5-Januari-1974, Prof Dr. Ing. B.J. Habibie diangkat sebagai penasehat pemerintah dibidang advance teknologi dan teknologi penerbangan yang bertanggung jawab langsung pada presiden dengan membentuk Divisi Teknologi dan Teknologi Penerbangan (ATTP) Pertamina.

Melalui surat keputusan Dewan Komisaris Pemerintah Pertamina No.04/Kpts/DR/DU/1975 tanggal 1 April 1976, ATTP diubah menjadi Divisi Advance Teknologi Pertamina. Kemudian diubah menjadi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia No.25 tanggal 21 Agustus 1978. Diperbaharui dengan Surat Keputusan Presiden No.47 tahun 1991.

Dalam rangka memperingati 5 windu kelahiran BPPT, lembaga negara itu mengadakan lomba keamanan siber dengan tema “Hackaton 2018 Cyber Security“. Kompetisi yang diadakan pada Kamis 16 Agustus 2018 diikuti oleh berbagai kampus dan instansi pemerintahan.
Alhamdulillah Mahasiswa Teknik Informatika yang bernama Wahyu Arif Trianto, NIM: 2016230074 dan Muhammad Zahidin Nur, NIM: 2016230086 berhasil keluar sebagai juara I di event tersebut.

Penyerahan penghargaan dilakukan pada acara puncak peringatan HUT BPPT 23 Agustus 2018.

Selamat buat Wahyu dan Zahidin, semoga semakin semangat belajar dan menjadi inspirasi bagi teman teman kuliah.

Program Magang BUMN Universitas Darma Persada

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengadakan program magang bersertifikat yang bekerja sama dengan 25 universitas diantaranya dengan Universitas Darma Persada. Melalui program magang ini diharapkan para mahasiswa akan mendapatkan bekal mengenai dunia kerja yang sesungguhnya. Sebanyak 25 universitas yang terlibat dalam program ini terdiri dari universitas swasta dan universitas negeri

Setelah melalui proses yang panjang berupa seleksi akademis , administrasi dan wawancara, terpilih 17 mahasiswa Teknik Informatika untuk mengikuti program magang BUMN yaitu Dinda Putri Hardanti , Ela Nastika, Riska Amelia, Gita Apriyani, Puti Salma, Yufan Nico, Saputra Prakarsa, erma noviana, rizzi aldo, ika , erma noviana dan rahmat safari.  Kgiatan inibertujuan untuk mengenalkan dunia kerja terhadap mahasiswa. Mahasiswa akan ditempatkan di BUMN terpilih untuk menjalani magang selama enam bulan. Di tempat kerja mereka setelah menjalani internal Training akan disebar di berbagai kantor cabang nya. Dinda misalnya , setelah menjalani pelatihan ditempatkan di bagian Customer Handling Management di Bank Mandiri Pusat. Dalam kegiatan tersebut dinda diminta untuk membuat aplikasi yang berhubungan dengan Customer Service Representative (CSR)

setiap bulan mahasiswa peserta diwajibkan untuk membuat laporan bulanan kepada ketua jurusan tentang apa yang dilakukan, bagaimana suasana kerja, apa yang telah dipelajari baik hardskill maupun softskill. berikut ini penempatan mahasiswa magang yang telah menyelesaikan pelatihannya.:

  1. Riska Amelia, ditempatkan di Bank Mandiri, Unit Corporate transformation, tugas : user testing, translate modul b.ing ke indo

2. Gita Apriyani, ditempatkan di Bank Mandiri, Unit Corporate transformation, tugas : user testing, translate modul b.ing ke indo

3. Ela Nastika, ditempatkan di Bank Mandiri, Unit Corporate transformation, tugas : user testing, translate modul b.ing ke indo

4. Puti Salma, ditempatkan di Bank Mandiri, Unit Corporate transformation, tugas : user testing, translate modul b.ing ke indo

5. Yufan Nico, ditempatkan di Bank Mandiri, Unit Corporate transformation, tugas : user testing, translate modul b.ing ke indo

6. Saputra Prakarsa, ditempatkan di Bank Mandiri, Unit Transaction Banking Retail Sales, Departemen Transaction Banking Electronic, Bagian Transaction E-Commerce. tugas : membuat project, Website untuk upload file yang bisa dilihat unit lain dan di approve dari pusat.

selamat bagi mahasiswa yang telah lolos seleksi magang BUMN. Selamat bekerja dan belajar.

 

Pendaftaran Seminar KP dan Seminar Skripsi Periode Semester Genap TA 2017/2018

diberitahukan kepada mahasiswa yang akan mendaftar seminar KP dan SKRIPSI harap memasukkan data di link form di bawah ini.

Bagi yang sudah mendaftar melalui googlesheet tidak perlu lagi mendaftar. Terima kasih

https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLScP2wzudB5lmc64nJ0jixKP2w1FdI5Owqz6Q-VWIvFQBPUVDw/viewform

 

pedoman penulisan KP dan Skripsi bisa dicek di link di bawah ini:

PROSEDUR DAN FORM

Dwiki Mardiyanto, Volunteer Asian Para Games 2018

Dalam beberapa bulan lagi tepatnya oktober 2018, Asian Para Games 2018 akan resmi digelar di Jakarta, Indonesia. Selain bakal menjadi pesta olahraga atlet-atlet difabel negara-negara Asia pertama yang berlangsung di Asia Tenggara, ada sejumlah fakta menarik lain dari Asian Para Games tahun ini.

Dikutip dari situs resmi Indonesian Asian Para Games Organizing Committee (Inapgoc), ada lima fakta menarik dari Asian Para Games 2018.yaitu:

1. Asian Para Games pertama yang digelar di Asia Tenggara

Asian Para Games 2018 dipastikan bakal menjadi pesta olahraga atlet-atlet difabel negara-negara Asia pertama yang berlangsung di Asia Tenggara. Negara yang mendapat kehormatan itu ialah Indonesia.

2. Siap mempertandingkan 18 cabang olahraga

Berbeda dengan Asian Games 2018 yang akan mempertandingkan 40 cabang olahraga (cabor), Asian Para Games tahun ini hanya mempertandingkan 18 cabor. Nantinya, ke-18 cabor itu secara total akan menggelar 582 nomor pertandingan.

3. Diikuti 3.000 atlet dan ofisial

Berkaitan dengan jumlah cabor yang hanya 18, jumlah atlet dan ofisial Asian Para Games 2018 juga tidak akan sebanyak Asian Games tahun ini.

Berdasarkan data dari situs Inapgoc, Asian Para Games 2018 akan diikuti 3.000 atlet dan official dari 42 negara Asia yang menjadi anggota Asian Paralympic Commitee.

4. Usung tema “The Inspiring Spirit and Energy of Asia”

Tahun ini, Asian Para Games akan mengangkat tema “The Inspiring Spirit and Energy of Asia”. Tema ini dirangkai berdasarkan empat nilai dari paralympic yakni determination, courage, equality, dan inspiration.

5. MoMo menjadi maskot Asian Para Games 2018

Logo MoMo akan menjadi maskot Asian Para Games 2018

Tak seperti Asian Games 2018 yang memiliki tiga maskot yakni Bhin-bhin, Atung, dan Kaka, Asian Para Games tahun ini menjadikan MoMo sebagai maskot event. MoMo adalah elang bondol yang juga merupakan maskot bagi kota penyelenggara Asian Para Games 2018, Jakarta. Adapun, nama MoMo diambil dari akronim “Motivation and Mobility”.

sehubungan kegiatan di atas, Dwiki Mardiyanto , salah satu mahasiswa Teknik Informatika terpilih sebagai salah satu volunteer di event besar tersebut. Dwiki bertugas sebagai NPC Relations pada cabang olah raga basket kursi roda tim Indonesia.

Maju Terus olah raga Indonesia

BI Corner Volunteer; Putra Fanny dan Putri Arinda Ernawan

Dalam rangka usaha Bank Indonesia (BI) untuk mengupayakan secara terus menerus pemahaman yang benar kepada masyarakat tentang keberadaan dan perannya terhadap perekonomian Indonesia melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi, BI berinisiatif untuk memperkuat edukasi masyarakat di bidang ekonomi melalui penyediaan sarana Pojok Baca atau yang disebut dengan “BI Corner”.

BI Corner dilatar belakangi oleh kesadaran Bank Indonesia bahwa upaya pencapaian visi untuk menjadi lembaga bank sentral yang kredibel bukanlah sesuatu yang mudah. Kebijakan-kebijakan bank sentral yang menitikberatkan pada upaya stabilitas ekonomi seringkali belum dapat dipahami dengan baik oleh masyarakat. Sebagian masyarakat berpendapat bahwa kebijakan BI kurang menyentuh aspek kehidupan masyarakat rumah tangga secara langsung.

Sementara itu, diluar konteks ‘core business’, BI memiliki Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) yang juga diarahkan untuk lebih fokus pada program-program pemberdayaan ekonomi rumah tangga (household economy). Pemberdayaan ekonomi rumah tangga dapat dilakukan secara langsung atau melalui penciptaan change agent ekonomi rumah tangga. Dengan anggota keluarga yang memiliki tingkat pendidikan dan pengetahuan yang lebih baik diyakini dapat mendorong perbaikan kualitas ekonomi rumah tangga.

Pada kegiatan BI corner tahun ini, telah terpilih mahasiswa Teknik Informatika yaitu Putra fanny dan Putri Arinda Ernawan.

semoga kegiatan positif ini terus berlagsung dan mahasiswa Teknik Informatika dapat berkontribusi.

HIFASCO 2018

Teknologi Informasi berkembang sangat cepat hal ini membawa perubahan paradigma mengenai teknologi ini. Hifasco 2018 diadakan untuk menambah wawasan tentang keamanan komputer dan blockchain.

setelah terakhir diadakan pada tahun 2016, Hifasco diadakan di tahun ini dengan pembicara Ibu Nindya, Dari Indodax serta Juru bicara badan siber nasional.

Acara yang diadakan pada 22 – 24 Mei 2018 diawali dengan lomba desain web dan merakit PC. dilanjutkan seminar serta penyerahan hadiah bagi pemenang lomba

semoga tahun depan terselenggara kembali acara ini.